Jakarta (KABARIN) - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta bekerja sama dengan Halal Science Center IPB menggelar pelatihan untuk 80 juru sembelih halal (Juleha) hewan ruminansia seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba pada 2026.
Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan para peserta dalam melakukan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam sekaligus memenuhi standar kebersihan dan kesejahteraan hewan.
"Peserta berasal dari DKM-DKM (Dewan Kesejahteraan Masjid) yang sudah mendaftar dan sudah kami seleksi dari seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta," kata Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok dalam acara daring sosialisasi kurban berkualitas yang dipantau di Jakarta, Senin.
Menurut Hasudungan, pelatihan tersebut juga fokus pada pemahaman syariat, higiene sanitasi, hingga cara penyembelihan yang memperhatikan aspek kesejahteraan hewan.
Tujuannya agar produk pangan asal hewan yang dihasilkan benar-benar aman, sehat, utuh, dan halal untuk dikonsumsi masyarakat.
Hingga tahun ini, total juru sembelih halal yang sudah dilatih di seluruh wilayah Jakarta mencapai 448 orang.
"Merupakan salah satu target kami bagaimana pelatihan jumlah peserta Juleha ini semakin hari semakin meningkat," ujar Hasudungan.
Ia menjelaskan peran Juleha sangat penting saat Idul Adha karena mereka memastikan proses penyembelihan hewan kurban berjalan sesuai syariat Islam dan standar kesejahteraan hewan.
Menurutnya, jika proses penyembelihan dilakukan dengan benar, maka kualitas daging dan produk turunannya juga akan lebih baik.
Selain soal teknis penyembelihan, Hasudungan menilai kurban memiliki makna sosial dan kebersamaan yang kuat di tengah masyarakat.
"Semuanya dapat merasakan manfaat dan kegembiraan di hari raya Idul Adha," ungkap Hasudungan.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026